Ruang iklan728 × 90Artikel — sela artikel

ASTACITA.COM - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11/2026) malam. Pertemuan ini secara khusus menyoroti sejumlah agenda strategis daerah, salah satunya mengenai penyelesaian dan kepastian status hukum Bendera Aceh.

"Dalam pertemuan tersebut kami membahas sejumlah agenda penting Aceh, meliputi keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus), penyelesaian dan kepastian hukum mengenai Bendera Aceh, dan penyelesaian status tanah wakaf Blang Padang," ujarnya sebagaimana unggahan Instagram Muzakirmanaf1964.

Selain ketiga isu utama tersebut, Mualem juga membicarakan tindak lanjut surat kepresidenan tahun 2017 terkait PT Patriot Nusantara Aceh (PATNA), yakni badan usaha konsorsium yang dibentuk untuk mengelola dan membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe di Aceh.

Lebih lanjut, pertemuan ini turut membahas percepatan tindak lanjut keputusan terkait Blok Rantau, hingga usulan pembentukan dana abadi bagi para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). 

Pertemuan strategis ini dihadiri pula oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya, dan Staf Khusus Gubernur Aceh Teuku Irsyadi.

Mualem menyampaikan Kepala Negara menerima berbagai aspirasi dan usulan dari Aceh tersebut dengan tangan terbuka.

“Alhamdulillah, Bapak Presiden menyambut baik dan memberikan respons positif terhadap berbagai usulan yang kami sampaikan. Semoga pertemuan ini menjadi langkah positif bagi penyelesaian agenda strategis dan kemajuan Aceh ke depan,” tulis Mualem.