Jakarta, Astacita — Suasana di lingkungan Sekretariat Kabinet Republik Indonesia tampak lebih hidup dari biasanya dengan kehadiran ratusan pelajar dari SMAN 2 Jakarta. Sebanyak 284 siswa bersama guru pendamping mengikuti kegiatan edukatif dalam program “Istana untuk Anak Sekolah”, sebuah inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mengenalkan dunia pemerintahan kepada generasi muda.
Program ini dirancang sebagai sarana pembelajaran langsung agar pelajar dapat memahami bagaimana lembaga kepresidenan bekerja serta pentingnya peran kebijakan publik dalam kehidupan berbangsa.
Kegiatan diawali dengan sesi pemaparan materi bertema “Presiden dan Generasi Muda: Mengapa Kebijakan Penting untuk Masa Depan Anda?”. Materi tersebut disampaikan oleh Agus Kurniawan, yang menjabat sebagai Asisten Deputi di bidang perekonomian.
Dalam sesi ini, para siswa diajak untuk memahami bagaimana kebijakan pemerintah memiliki pengaruh besar terhadap arah pembangunan negara serta masa depan masyarakat. Penjelasan ini menjadi bekal penting agar generasi muda lebih sadar terhadap peran mereka dalam kehidupan demokrasi.
Setelah sesi materi, para peserta mendapatkan kesempatan langka untuk mengelilingi kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta. Mereka dapat melihat langsung lingkungan kerja pemerintahan sekaligus mempelajari nilai sejarah yang melekat pada pusat kekuasaan negara tersebut.
Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana roda pemerintahan berjalan, sekaligus menumbuhkan rasa kebangsaan di kalangan pelajar.
Momen yang paling dinantikan terjadi ketika Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, hadir langsung di tengah kegiatan. Ia menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan para siswa dan guru, menciptakan suasana yang hangat dan penuh antusiasme.
Sebagai bentuk perhatian, Teddy juga membagikan bingkisan sederhana kepada para peserta. Kehadirannya menjadi pengalaman berkesan bagi siswa yang jarang mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan pejabat tinggi negara.
Salah satu siswa mengaku terkesan dengan pengalaman tersebut. Ia menilai kunjungan ke Istana memberikan wawasan baru sekaligus motivasi untuk meraih cita-cita.
Melalui program ini, pemerintah berharap para pelajar semakin terdorong untuk mengembangkan potensi diri, menjauhi pengaruh negatif, serta berani memiliki mimpi besar demi masa depan Indonesia yang lebih maju.