Company Logo
Logo

Join Our Community

Get access to exclusive content and features

Login
Mudik Asyik BUMN 2026: Lepas 12.500 Pemudik, Usung Konsep 'Nol Emisi' dengan Bus Listrik

Mudik Asyik BUMN 2026: Lepas 12.500 Pemudik, Usung Konsep 'Nol Emisi' dengan Bus Listrik

Written By: Fatwa Bawahsi In Oke Gas

21 Mar 2026 | 3 views

Astacita.com – Program "Mudik Asyik Bersama BUMN 2026" resmi dilepas oleh jajaran direksi BUMN dan perwakilan pemerintah di Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (20/3/2026). Tahun ini, sebanyak 12.500 peserta diberangkatkan menuju berbagai kota di Jawa dan Sumatra dengan gebrakan baru: penggunaan armada bus listrik secara masif.

Gebrakan ini menjadi bukti nyata komitmen Badan Usaha Milik Negara dalam mendukung transisi energi hijau di Indonesia. PLN dan Pertamina menjadi motor utama dalam penyelenggaraan tahun ini, menghadirkan pengalaman mudik yang tidak hanya nyaman, tetapi juga ramah lingkungan.

Penggunaan bus listrik dalam skala besar untuk angkutan mudik ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan dalam sejarah program Mudik BUMN. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi jejak karbon secara signifikan di jalur-jalur padat mudik.

"Kami ingin memberikan standar baru dalam bertransportasi publik. Mudik 2026 bukan sekadar pulang kampung, tapi juga mengedukasi masyarakat bahwa kendaraan listrik adalah solusi masa depan yang sudah siap kita gunakan hari ini," ujar Direktur Utama PLN dalam acara pelepasan tersebut.

Untuk mendukung kelancaran armada bus listrik dan pemudik mandiri yang menggunakan kendaraan listrik (EV), Pertamina dan PLN telah menyiagakan ratusan titik SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) Center di sepanjang Tol Trans Jawa.

Fasilitas ini mencakup layanan Ultra Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya cepat, sehingga waktu tunggu kendaraan listrik tidak akan mengganggu arus lalu lintas secara keseluruhan. Selain itu, posko mudik BUMN tahun ini juga dilengkapi dengan fasilitas istirahat digital dan akses kesehatan bagi para pemudik.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini tetap tinggi, dengan pendaftaran yang habis dalam waktu kurang dari 24 jam setelah dibuka secara daring. Selain bus listrik, beberapa moda transportasi lain seperti kereta api dan kapal laut juga disiapkan untuk menampung total puluhan ribu pemudik di bawah naungan holding BUMN lainnya.

Pemerintah berharap inisiatif "Mudik Nol Emisi" ini dapat menjadi percontohan bagi penyedia jasa transportasi swasta untuk mulai beralih ke energi bersih demi kesehatan udara di masa mendatang.

orang menyukai artikel ini

Fatwa Bawahsi

Astacita.co

fatwabawahsi26@gmail.com

Tulis Komentar

Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!