Astacita, Jakarta — Performa pasar kripto sepanjang Maret 2026 menunjukkan pergeseran menarik. Berdasarkan laporan dari Bloomberg Technoz, sejumlah aset kripto alternatif (altcoin) justru mencatatkan kenaikan lebih tinggi dibandingkan Bitcoin yang selama ini mendominasi pasar.
Data menunjukkan bahwa Bitcoin hanya mengalami kenaikan sekitar 4,8% selama periode Maret 2026. Angka ini tergolong moderat jika dibandingkan dengan beberapa altcoin yang mencatat lonjakan jauh lebih signifikan.
Sejumlah altcoin bahkan berhasil mencatatkan kenaikan hingga dua digit, bahkan ada yang menembus lebih dari 100% dalam satu bulan. Kondisi ini mengindikasikan meningkatnya minat investor terhadap aset kripto dengan potensi pertumbuhan lebih agresif.
Fenomena ini juga mencerminkan adanya rotasi modal di pasar kripto. Investor mulai mencari peluang di luar Bitcoin, terutama pada proyek-proyek yang memiliki utilitas tinggi, termasuk yang berkaitan dengan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan pengembangan ekosistem blockchain.
Meski demikian, Bitcoin tetap menunjukkan stabilitas sebagai aset utama di pasar kripto global. Pergerakannya yang lebih terkendali justru menjadi daya tarik tersendiri bagi investor yang menghindari volatilitas tinggi.
Analis menilai bahwa tren ini bisa berlanjut dalam jangka pendek, terutama jika sentimen positif terhadap altcoin tetap terjaga. Namun, risiko volatilitas tetap tinggi, sehingga investor disarankan untuk tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.