Astacita.com, 15 November 2025 — Pasar aset kripto global kembali diselimuti sentimen negatif pada Sabtu pagi, 15 November 2025. Dua mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), dilaporkan masih melanjutkan tren pelemahan dan berada di zona merah.
Menurut pantauan dari berbagai bursa global, harga Bitcoin (BTC) pada pagi ini sempat turun di bawah level psikologis $100.000, melanjutkan koreksi yang telah terjadi sejak awal pekan. Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran global mengenai kebijakan moneter yang semakin ketat dan profit taking besar-besaran oleh para pemegang saham jangka panjang.
Ethereum (ETH) tidak luput dari tekanan. Mata uang kripto yang dikenal sebagai "raja altcoin" ini juga mencatat penurunan persentase yang signifikan, sejalan dengan pergerakan BTC. Analis menyebutkan bahwa minimnya katalis positif jangka pendek dan meningkatnya volume likuidasi di pasar derivatif turut memperburuk kondisi harga ETH.
"Koreksi kali ini tampaknya lebih disebabkan oleh faktor makroekonomi global, di mana investor beralih ke aset yang lebih aman. Bagi investor yang baru masuk, kondisi ini bisa menjadi peluang untuk akumulasi, namun dengan catatan harus bersabar dan mempertimbangkan risiko volatilitas yang tinggi," ujar Rina Sari, seorang pengamat pasar kripto dari CryptoInsight Indonesia.
Meskipun demikian, beberapa altcoin dengan kapitalisasi kecil (small-cap) menunjukkan pergerakan yang berbeda, mencatatkan kenaikan minor di tengah tekanan pasar utama. Namun, secara keseluruhan, nilai kapitalisasi pasar kripto global tampak menyusut signifikan pada periode pertengahan November 2025. Investor diimbau untuk selalu melakukan riset mandiri dan berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.